About

Penulis lahir di daerah pertanian dataran tinggi Tanah Karo, tepatnya dibawah kaki gunung sinabung. Di sana mata pencaharian utama penduduk adalah bercocok tanam berbagai jenis tanaman palawija hingga tanaman tua perkebunan. Tanaman palawija yang paling banyak ditanam diantaranya; cabe merah keriting, tomat, bawang merah dan sayur-sayura. Hampir semua jenis sayuran bisa kita temukan di Tanah Karo; buncis, sawi hijau, sawi putih, lobak, kol, seledri, daun bawang, brokoli, bahkan beets dan paprika dengan mudah di dapat di pasa-pasar tradisional Berastagi.

Dengan pengalaman sebagai anak petani saya mencoba berbagi ilmu tata cara bercocok tanam baik dalam skala budidaya maupun sekedar tanam pot atau penghias halaman rumah. Mungkin metode budidaya yang akan saya sampaikan di halaman-halaman blog ini berbeda dengan metode keilmuan di kampus-kampus pertanian, bahkan mungkin berbeda dengan metode bercocok tanam di daerah anda. Harapan saya semoga perbedaan itu bisa menambah khasanah pengalaman yang saling melengkapi antar perbedaan sehingga pada akhirnya pembaca bisa memilih teknik terbaik dalam menanam tanaman.

Penulis juga hobi dengan ilmu bercocok tanam, di halaman rumah saya telah mencoba menanam berbagai jenis tanaman. Saat ini sedang berusaha menanam paprika di dalam pot, baru disemai dua minggu yang lalu dan saat ini telah memiliki dua helai daun. Saya menggunakan benih paprika yang langsung diambil dari buahnya, jadi bukan merupakan bibit unggul dari kemasan. Mudah-mudahan paprika tersebut akan tumbuh dengan baik di dataran rendah ini dan berbuah tentunya.

Pada dasarnya blog ini akan lebih condong membahas tentang pembibitan. Sebagai warga perkotaan kadang kita ingin menanam sayuran di halaman rumah, tapi terkendala karena bibit tanaman tersebut harus dibeli dalam satu sachet berjumlah banyak. Untuk menanam cabe dalam pot di halaman tentu tidaklah dibutuhkan bibit sebanyak itu, sehingga niatan kita kerap batal karena sulitnya mencari bibit dalam jumlah kecil ini. Untuk itu blog bibit eceran ini hadir menawarkan biji-bijian bibit tanaman dalam jumlah kecil.

Sebenarnya bibit yang akan diecer tersebut awalnya dari kemasan besar untuk skala budidaya (perkebunan) tapi dibagi dalam kemasan-kemasan kecil agar harganya lebih terjangkau dan taka da benih yang sia-sia. Konsep sederhananya kita membeli secara patungan dengan sesama pencinta tanaman pengguna internet dari seluruh Nusantara.

Disamping itu penulis juga menampilkan beberapa teknis hidroponik modern dala menanam tanaman palawija dalam sekala kecil maupun skala budidaya besar. Sumber tulisan tentang ini sangat beragam mulai dari majalah, diskusi dengan mahasiswa pertanian dan kelompok pencinta tanaman, hingga pengalaman pribadi.

Harapan saya aktivitas blog ini akan mendapat kepercayaan seluruh pembaca dari waktu kewaktu, serta mampu menjadi pendamping dalam menekuni hobi bercocok tanam. Interaksi pembaca baik sebagai penulis tamu, diskusi melalui komentar sangat saya harapkan agar semua bahasan tentang tanaman di blog ini semakin sempurna. Untuk hal ini silahkan hubungi author melalui contact atau pesan melalui form komentar. Author akan sangat mengapresiasi tulus dari hati.