Sabtu, 05 September 2015

Budidaya cabe dalam pot dari hari ke hari

Menanam cabe tidaklah sulit, dari sejak dhulu kala tanaman ini sudah dikenal sebagai bumbu utama berbagai masakan. Cabe tumbuh di semua dataran, baik tinggi maupun rendah, oleh karena itu hampir semua orang dari pedesaan tahu cara menanam cabe. Berbeda halnya bagi kita yang tinggal di perkotaan, masih banyak diantara kita yang belum mengetahui. Oleh karena itu boboteceran.com akan berbagi cara budidaya cabe dari hari ke hari.

Hari pertama siapkan wadah, dapat berupa pot tanaman, ember bekas, kaleng dan lain sebagainya. Beri lubang-lubang kecil di bagian bawah pot, gunanya untuk membuang air berlebih. Bagian dasar isi dengan kerikil hingga memenuhi pot ¼ bagian, selanjutnya isi dengan tanah bercapur kompos hingga memenuhi pot ¾ bagian. Siram dengan air hingga kelembapan 60% (tanah terlihat basah tapi kalau diangkat tidak meneteskan air). Biarkan pot tersebut beberapa saat, setelah itu semai benih cabe di pot tersebut sekitar 3 – 5 biji cabe. Letakkan pot yang telah berisi benih di tempat yang teduh.

Hari ke 2 hingga ke 8 siram secukupnya pot berisi bibit cabe, sesekali perhatikan pot bila ada rumput yang tumbuh segera cabut. Ingat jangan salah mencabut, rumput dan tunas cabe muda sangat berbeda jadi mudah membedakannya. Selama 8 hari pertama ini tanaman cabe masih ditempatkan di tempat teduh. Di hari ketiga biasanya tunas baru sudah terlihat mundul di permukaan tanah, biarkan saja hingga hari ke 8.

Pada hari ke 9 tanaman cabe muda telah terlihat jelas bentuk pertumbuhannya, di dalam pot akan tumbuh sekitar 3 – 5 bibit cabe. Di hari ini waktunya kita memilih cikal bakal cabe yang akan kita pelihara hingga berbuah. Pilihlah cabe muda yang memiliki daun paling banyak sebagai cikal bakal dan cabut bibit cabe selain itu di sekitarnya. Jadi dalam satu pot tanaman ini hanya ditinggalkan 1 pokok saja.

Hari 10 hingga 13 lakukan penyiraman seperti biasa, siangi pot jika ada rumput. Sejak hari ke 10 pot sudah bisa dipindahkan ke tempat terbuka, dimana terkena sinar matahari yang cukup di pagi hari dan terteduh di siang hingga sore hari.

Hari ke 14 sudah bisa dilakukan pemupukan, saya lebih menganjurkan pemberian puupuk cair untuk tanaman cabe dalam pot, untuk mempercepat penyerapan zat makanan oleh tanaman cabe. Tidak harus membeli pupuk cair, cukup dengan melarutkan pupuk tanaman dalam air (urea, ZA, Sp, dan KCL). Perbandingan jumlahnya bisa dilihat di sini.

Selanjutnya tugas kita hanya mengontrol tanaman dari hama daan gulma. Setiap hari disiram secukupnya. Pada hari ke 21 lakukan lagi pemumpukan, intinya pemupukan tanaman cabe dalam pot dilakukan hanya seminggu sekali hingga cabe berbuah dan tua. Jumlaah pupuk yang diberikan juga bertambah seiring waktu, hanya saja pertambahannya tidak begitu signifikan.

budidaya cabe merah dalam pot dari hari ke hari

Saat pokok cabe telah tumbuh tinggi beri penopang dari kayu, hal ini untuk menghindari pokok patah atau tumbang karena angina dan hujan. Penyemprotan hama hanya dilakukan bila perlu saja (bila ada terlihat hama daun / buah saja). tidak ada tindakan pencegahan hama berupa penyemprotan, yang ada hanya berupa kontroling saja. Hal ini untuk menciptaakan tanaman cabe organik tanpa pestisida. Budidaya cabe dalam pot bukan hal yang baru, karena dulu pemerintah pernah membuat gerakan menanam cabe dalam pot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar