Selasa, 01 September 2015

Cara menanam cabe dalam pot

Kegiatan bercocok tanam memang hampir tiada batasan, orang desa suka menanaam sudah pasti warga kota juga banyak yang hobi. Di perkotaan lahan begitu terbatas, sehingga hobi berkebun biasanya dilakukan di halaman rumah berupa tanaman pot. Salah saatu tanaman paling banyak ditanam dalam pot adalah cabe merah maupun rawit.

Pada dasarnya menanam cabe dalam pot hampir sama dengan teknik hidroponik. Terkait dengan hasil, tentu saja menanam cabe secara hidroponik akan lebih baik daripada sekedar tanaman dalam pot saja. Menanam cabe dalam pot lebih praktis daripada budidaya secara hidroponik, hal ini karena dalam hidroponik dibutuhkan perawatan yang cukup intensif terutama kontroling kandungan unsur hara dalam media tanam sedangkan tanaman cabe dalam pot tidak terlalu membutuhkan perhatian khusus. Cabe dalam pot dipelihara layaknya berkebun saja.

Walaupun menanam cabe dalam pot sama saja dengan berkebun, tapi tetap saja ada yang harus kita perhatikan terutama mengenai penyemaian dan kualitas tanah yang digunakan. Di perkotaan tentu sulit menemukan tanah humus. Memang saat ini di toko-toko jual bibit bunga juga menjual tanah dalam karung, yang katanya telah dicampur dengan pupuk dan kompos. Namun demikian perlu juga kita ketahui bahwa menyiapkan tanah untuk pengisi pot tidaklah harus membeli, cukup pergi ke pembakaran sampah (TPA) dan ambi tanah permukaan di sana yang agak gembur dan warnanya kehitaman. Biasanya tanah dari tempat penampungan sampah tersebut banyak mengandung unsur organik tergolong dalam unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Berikut ini cara menanam cabe dalam pot:
  1. Siapkan wadah, bisa berupa kaleng bekas, ember bekas atau pot tanaman yang banyak dijual di pasaran.
  2. Periksa wadah, pastikan ada lobang pembuangan air. Hal ini perlu sebab suatu saat tanaman cabe tersebut akan diguyur hujan sehingga dipenuhi oleh air, bila tidak memiliki lobang pembuangan maka bisa dipastikan cabe tersebut akan mati bila terendam air.
  3. Terlebih dahulu isi pot dengan kerikil yang dicapur dengan pasir cukup 1/5 bagian pot.
  4. Selanjutnya isi dengan tanah humus + kompos ( 2:1) hingga 5/4 bagian pot terpenuhi.
  5. Siram pot dengan air hingga kebasahan 60% (terlihat basah namun bila tanah diangkat air tidak menetes).
  6. Diamkan pot tersebut dalam tempat yang teduh selama sehari semalam.
  7. Setelah didiamkn kadar air akan berkurang hingga 40% dan sudah cocok untuk menabur benih cabe (menyemai).
  8. Buaat lobang diameter 5 cm dan kedalaman 1 cm pada pot, taburkan beberapa bibit cabe (maksimal 5 butir / pot), jangan ada yang saling menumpuk, tutup kembali dengan tanah.
  9. Hari ke tiga biasanya biji telah menjadi kecambah, letakkan pot di tempat yang teduh. Kecambah cabe belum membutuhkan banyak sinar matahari.
  10. Pada umur 9 hari kita sudah bisa memilih bibit cabe (tanaman cabe muda) yang akan dipelihara hingga berbuah. Dalam hal ini pilih bibit yang paling banyak daunnya.
menanam cabai dalam pot

Itulah cara menanam cabe dalam pot yang biasa kami lakukan. Memang banyak sekali ragam teknik cara bercocok tanam dalam pot ini. Ada orang yang melakukan penyambungan setiap tanaman, ada juga tujuannya untuk eksperimen mengawinkan bunga cabe untuk mendapatkan varian baru. Semua itu bisa dilakukan di halam rumah terutama bagi kita yang hobi dalam budidaya tanaman. Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar