Rabu, 26 Agustus 2015

Cara memilih bibit cabe yang baik

Setelah kita mengenali jenis cabe dataran rendah hingga tinggi berdasarkan merek maka selanjutnya kita akan membahas tentang tata cara memilih bibit cabe yang baik. Pada dasarnya teknik memilih ini biasa digunakan para petani tradisional dalam memilih benih. Biasanya mereka tidak membeli bibit kemasan, tapi lebih memilih mengumpulkan bibit dari tanaman mereka sendiri. Hal seperti itu juga bisa kita lakukan dengan mudah asal memahami prinsip pemilihan yang baik.

Bibit yang baik seyogyanya dihasilkan dari inang yang baik pula. Dalam hal ini tentunya pokok cabe yang tumbuhnya sempurna, tahan penyakit dan berbuah lebat. Cabe di pasaran juga tetap bisa dijadikan sebagai bakal bibit, hanya saja tidak ada jaminan kualitas terhadapnya. Untuk budidaya secara komersil sangat tidak dianjurkan memilih bibit cabai yang diambil dari cabe di pasar. Budidaya komersil baik intensif maupu ekstensif dianjurkan membeli bibit khusu yang diproduksi oleh perusahaan pembuat bibit.

Berbeda halnya menanam cabai untuk kegiatan hobi, kita bisa saja membeli cabe di pasar atau mengambilnya di dapur dan menjadikannya bibit. Karena kegiatan hobi mengabaikan adanya resiko kegagalan dalam bercocok tanam. Walau demikia perlu diketahui cara yang baik untuk memperoleh benih cabai terbaik dari buah yang ada. Berikut ini cara sederhana memilih biji cabe untuk dijadikan bibit:
  1. Ambil/ beli buah cabe segar yang matang (seluruhnya berwarna merah), jemur buah tersebut secara utuh (tidak dibelah atau dikupas) hingga kering.
  2. Buka kulit buah cabai yang sudah kering, keluarkan bijinya pilih yang berwarna putih (kekuning-kuningan) saja, jangan ambil biji yang berwarna hitam.
  3. Sediakan air dalam mangkuk (isi hingga penuh)
  4. Taburkan biji cabe yang sudah disortir tadi di atas air, biarkan beberapa saat.
  5. Sebagian biji ada yang tenggelam da nada yang terapung, buang semua biji yang terapung dan ambil biji cabe yang tenggelam.
  6. Jemur biji yang tenggelam tersebut hingga keraing, setelah kering simpan atau bisa juga langsung ditanam baik dalam keadaan basah maupun sudah kering.

Pada saat menanam pastikan kelembapan media tanam sekitar 40% (tandanya tanah terlihat lembab namun bila diremas tidak meneteskan air). Tanah kering tidak bisa dijadikan sebagai media penyemaian begitu juga dengan tanah yang terlalu basah. Pada media tanam terlalu kering biji sangat sulit bertunas, dan di median tanam yang terlalu basah tunas baru cabai bisa rusak dan mati seperti toge yang terlalu lama direndam air, akan hancur dan membusuk.

Bibit cabai yang dijual dalam kemasn dan memiliki kode produksi yang jelas pada umumnya telah melalui proses sortir yang ketat, bisa dipastikan 95% benih akan tumbuh dengan baik hingga masa peminidahan. Untuk itu sangat dianjurkan untuk menanam bibit khusus seperti ini, namu bila kita hanya ingin menanamnya secara hidroponik di halaman rumah tentu bibit kemasan tersebut terlalu banyak. Untuk itu bibit eceran ini hadir, kami menyediakan bibit tanaman cabai yang diproduksi oleh produsen bibit ternama dengan sistem eceran (per gram). Dengan demikian diharapkan bagi kita pencinta kegiatan bercocok tanam di halaman (lahan sempit) bisa terbantu dalam mendapatkan bibit yang tepat dari segi jumlah dan kualitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar