Jumat, 28 Agustus 2015

Cara menanam cabe secara hidroponik

Pengertian hidroponik adalah menanam tanaman dengan media tanam berupa hidro (air). Pada kenyataannya media tanam ini tidak selalu air melulu tapi lebih sering dicampur dengan benda padaaat lain. Benda padat padat disini sebenarnya bukan sebagai media tanam melainkan sebagai penguat tumbuh tegaknya batang dari tanaman. Contoh benda padat yang sering kita temukan dalam berhidroponik antara lain: batu apung, batu, sabut kelapa, jelly, dan lain sebagainya. Semua jenis cabe dapat ditanam secara hidroponik ini.

Walau semua jenis bibit cabe dapat dihidroponikkan namun perlu dilakukan pemilihan bibit terutama mengenai kecocokan dengan lingkungan (wilayah). Ada jenis bibit cabai yang cocok dibudidayakan di dataran tingg dan sebaliknya. Biasanya pada label kemasan bibit akan dicantumkan tentang ketinggian wilayang yang cocok. Beberapa jenis bibit cabai berdasarkan ketinggian dataran bisa dilihat di sini.

Bahan-bahan untuk menanam cabe secara hidroponik:
  1. Wadah, merupakan perlengkapan utama dalam mennanam tanaman secara hidroponik, sebab media tanam hanya bisa ditampung dengan wadah. Bebeda halnya dengan bertana cabe di kebun, dimana media tanamnya adalah tanah gembur di permukaan bumi.
  2. Media, media tanam disini termsuk air dan benda padat penguat tanaman. Teknologi kreatif lainnya ada juga orang budidaya hidroponik dengan menggunakan batang pisang, pada dasarnya bercocok tanam dengan media batang bisasang termasuk metode hidroponik.
  3. Unsur hara terlarut, ini merupakan zat-zat makanan yang dibutuhkan tanaman cabe agar dapat tumbuh dengan baik pada kondisi hidro. Sebenarnya untuk unsur hara ini cukup beli pupuk cabe di toko pertanian dan larutkan. Pemberian larutan pupuk disesuaikan dengan umur.
  4. Bibit cabe, bibit disini adalah tanaman cabe muda hasil dari penyemaian bibit. Biji cabe tidak mungkin bisa langsung dimasukkkan ke dalam media hidroponik karena kadar air di sana terlalu tinggi untuk penyemaian.

Cara membuat media tanam hidroponik:
  1. Siapkan bahan, wadah air dan penguat. Sebagai contoh kita akan membuat media tanam dengan batu apung + sekam bakar sebagai penguat.
  2. Pertama-tama larutkan pupuk tanaman (urea, ZA, Sp, dan KCL) dalam air. Ukurannya 1 liter air + 100 gram urea + 50 gr ZA + 100 gr Sp, + 100 gr KCL.
  3. Rendam seluruh batu apung dan sekam bakar didalam larutan pupuk tersebut minimal selama 3 jam.
  4. Isi wadah hidroponik hingga penuh dengan batu apung + sekam bakar yang telah direndam dalam larutan pupuk tersebut.
  5. Tutup bagian atas dengan plastik ikatkan dengan karet atau tali ke badan wadah. B
  6. Biarkan media tanam tersebut di tempat teduh selama sehari semalam.
obat menanam cabe hidroponik

Cara menyemai bibit cabe yang baik:
Menyemaikan bibit cabe bukanlah sesuatu yang sulit. Secara pribadi saya lebih suka menyemai benih cabe di tanah, karena hasilnya lebih baik daripada disimai di kapas. Cara menyemai cukup dengan menabur biji cabe diatas tanah humus dan menutupnya kembali dengan tanah humus dengan ketebalan 2 cm. Pada umur Sembilan hari benih akan tumbuh menjadi tanaman cabe muda yang siap tanam. Pilihlah tanaman mud yang terbanyak daunnya sebagai bibit untuk ditanam secara hidroponik.

Cara memindahkan bibit cabe ke media tanam hidroponik.
Setelah media tanam hidroponik kita siapkan dan telah dibiarkan selama sehari semalam maka media tersebut siap untuk ditanami cabe. Lubangi plastik penutup media diameternya cukup 5 cm saja. Korek campuran batu apung + sekam bakar hingga kedalaman 3 cm. Tancabkan tanaman cabe muda di lobang tersebut dan tutup kembali dengan sekam bakar. Tempatkan tanaman hidroponik ini di daerah yang teduh selama seminggu. Setelah seminggu bisa dipindahkan ke halaman yang tekena sinar matahari di pagi hingga siang hari dan terlindungi di sore hari. Pnambahan cairan hidroponik selanjutnya lakukan bila media hidroponik terlihat agak kering,

Rabu, 26 Agustus 2015

Cara memilih bibit cabe yang baik

Setelah kita mengenali jenis cabe dataran rendah hingga tinggi berdasarkan merek maka selanjutnya kita akan membahas tentang tata cara memilih bibit cabe yang baik. Pada dasarnya teknik memilih ini biasa digunakan para petani tradisional dalam memilih benih. Biasanya mereka tidak membeli bibit kemasan, tapi lebih memilih mengumpulkan bibit dari tanaman mereka sendiri. Hal seperti itu juga bisa kita lakukan dengan mudah asal memahami prinsip pemilihan yang baik.

Bibit yang baik seyogyanya dihasilkan dari inang yang baik pula. Dalam hal ini tentunya pokok cabe yang tumbuhnya sempurna, tahan penyakit dan berbuah lebat. Cabe di pasaran juga tetap bisa dijadikan sebagai bakal bibit, hanya saja tidak ada jaminan kualitas terhadapnya. Untuk budidaya secara komersil sangat tidak dianjurkan memilih bibit cabai yang diambil dari cabe di pasar. Budidaya komersil baik intensif maupu ekstensif dianjurkan membeli bibit khusu yang diproduksi oleh perusahaan pembuat bibit.

Berbeda halnya menanam cabai untuk kegiatan hobi, kita bisa saja membeli cabe di pasar atau mengambilnya di dapur dan menjadikannya bibit. Karena kegiatan hobi mengabaikan adanya resiko kegagalan dalam bercocok tanam. Walau demikia perlu diketahui cara yang baik untuk memperoleh benih cabai terbaik dari buah yang ada. Berikut ini cara sederhana memilih biji cabe untuk dijadikan bibit:
  1. Ambil/ beli buah cabe segar yang matang (seluruhnya berwarna merah), jemur buah tersebut secara utuh (tidak dibelah atau dikupas) hingga kering.
  2. Buka kulit buah cabai yang sudah kering, keluarkan bijinya pilih yang berwarna putih (kekuning-kuningan) saja, jangan ambil biji yang berwarna hitam.
  3. Sediakan air dalam mangkuk (isi hingga penuh)
  4. Taburkan biji cabe yang sudah disortir tadi di atas air, biarkan beberapa saat.
  5. Sebagian biji ada yang tenggelam da nada yang terapung, buang semua biji yang terapung dan ambil biji cabe yang tenggelam.
  6. Jemur biji yang tenggelam tersebut hingga keraing, setelah kering simpan atau bisa juga langsung ditanam baik dalam keadaan basah maupun sudah kering.

Pada saat menanam pastikan kelembapan media tanam sekitar 40% (tandanya tanah terlihat lembab namun bila diremas tidak meneteskan air). Tanah kering tidak bisa dijadikan sebagai media penyemaian begitu juga dengan tanah yang terlalu basah. Pada media tanam terlalu kering biji sangat sulit bertunas, dan di median tanam yang terlalu basah tunas baru cabai bisa rusak dan mati seperti toge yang terlalu lama direndam air, akan hancur dan membusuk.

Bibit cabai yang dijual dalam kemasn dan memiliki kode produksi yang jelas pada umumnya telah melalui proses sortir yang ketat, bisa dipastikan 95% benih akan tumbuh dengan baik hingga masa peminidahan. Untuk itu sangat dianjurkan untuk menanam bibit khusus seperti ini, namu bila kita hanya ingin menanamnya secara hidroponik di halaman rumah tentu bibit kemasan tersebut terlalu banyak. Untuk itu bibit eceran ini hadir, kami menyediakan bibit tanaman cabai yang diproduksi oleh produsen bibit ternama dengan sistem eceran (per gram). Dengan demikian diharapkan bagi kita pencinta kegiatan bercocok tanam di halaman (lahan sempit) bisa terbantu dalam mendapatkan bibit yang tepat dari segi jumlah dan kualitas.

Sabtu, 22 Agustus 2015

Jenis-Jenis Cabe Dataran Rendah – Tinggi

Menanam cabe secara hidroponik memang mengundang minat, namun banyak diantara kita yang sering salah dalam memilih jenis bibit yang cocok di tanam berdasarkan daerah tempat tinggal kita. Pada dasarnya semua jenis cabe dapat tumbuh di semua jenis ketinggian, namun ada beberapa jenis cabe yang tidak berbuah di dataran rendah dan sebaliknya. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya ingin menampilkan beberapa jenis cabe yang tumbuh baik di dataran tinggi dan rendah berdasarkan merek.

Benih cabe cocok di dataran rendah:
  • Bibit cabe merah keriting cap panah merah Laba F1 => varian bibit cabe terbaru dari panah merah yang tumbuh baik di dataran rendah. Tahan terhadap berbagai hama penyakit tanaman yang menyerang buah daun dan batang, hasil panen sekitar 18 ton/ ha atau per pokok kemungkinan 2 Kg/ pokok. Panjang buah standart seperti cabe merah keriting biasa, tinggi poko sedang. Perawatan sama seperti perawatan cabe pada umumnya.
  • Bibit cabe merah keriting Karida F1: juga produksi dari panah merah yang tumbuh da berbuah dengan baik di dataran rendah. Hasil panen sekitar 17 ton/ ha. Harga benih cabe ini sekitar 150/ 10gr (pcs). Mudah didapat di toko-toko pupuk pertanian.
  • Benih Cabe F1 Kiyo diproduksi oleh PT Prabu Agro Mandiri sangat cocok untuk dataran rendah. Cabai merah keriting ini diklaim mampu memproduksi 2,5 kg/ batang. Tahan terhadap hama. Kualitas baik untuk transportasi jarak jauh. Bibit ini dijual dalam kemasan 10 gram (sachet).
  • Cabe merah keriting Andalas, juga cocok untuk dataran rendah hingga tinggi. Hasil produksinya sekitar 1,5 Kg/ tanaman, bisa ditanam di semua musim. Buahnya cukup lentur dengan daya simpan yang cukup lama. Dijual dalam kemasan 10 gr.

Merek bibit cabe merah keriting yang cocok untuk dataran tinggi:
Pada dasarnya hampir semua bibit cabe cocok ditanam di dataran tinggi. Namun demikian berikut ini beberapa merek cabe yang sering ditnam di dataran tinggi:
  • Bibit cabe merah Wibawa F1: Benih ini diproduksi oleh East-West Seed (cap panah merah). Memiliki tekstur buah yang menarik banyak disukai dan dipakai di restoran karena daging buah yang cukup tebal. Sangat cocok ditanam di dataran tinggi dengan produksi sekitar 20 ton /ha. Merupakan varian cabai besar hibrida yang tahan terhadap udara panas, tahan Phythopthora capsici, tanaman vigor, layu bakteri dan kresek.
  • Bibit cabai merah keriting F1 RED SABEL, diproduksi oleh Takii Seed Jepang hanya cocok ditanam di dataran menengah hingga tinggi. Bibit cabai ini banyak ditemukan di toko pupuk sentr-sentra pertanian seperti Berastagi, Bukittinggi dan Padang Panjang. Tahan terhadap beberapa penyakit, masa panennya cenderung lebih cepat dari merek lain yakni 2 sekitar 85 hari sudah bisa panen.
cabe dataran tinggi dalam pot

Semua bibit cabai diatas bisa ditanam secara hidroponik di halaman rumah ataupun dalam skala luas (komersil). Hanya saja bibit biasanya dijual dalam kemasan 10 gram, tentu terlalu banyak bila kita ingin hanya sekedar bercocok tanam di halaman. Oleh karena itu kami hadir dan menjual bibit secara eceran.